Jenis-jenis Fiber Optik dalam Teknologi Jaringan Komunikasi - Sekitarnews.id

Jenis-jenis Fiber Optik dalam Teknologi Jaringan Komunikasi

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 3 Februari 2024 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang | Sekitarnews.id,- Fiber optik adalah teknologi terbaru dalam jaringan komunikasi yang berpotensi mengganti peran kabel tembaga sebagai alat transmisi. Jenis-jenis fiber optik pun ada banyak tergantung pada ukuran dan bahan pembuatnya.

Penggunaan fiber atau serat optik dinilai jauh lebih efektif dan efisien. Transmisi sinyal menggunakan fiber jauh lebih stabil jika membandingkan dengan kabel tembaga. Yuk, ketahui lebih dalam tentang fiber optik dan jenis-jenisnya.

Jenis-jenis Fiber Optik dalam Teknologi Komunikasi

Jenis-jenis fiber optik dapat berbeda berdasarkan bahan yang digunakan dan ukurannya. Secara umum bahan utamanya adalah serat kaca atau plastik ukuran yang halus dan dapat mengirimkan sinyal cahaya untuk transmisi komunikasi.

1. Single Mode Fiber

Single Mode Fiber (SMF) memiliki desain dengan inti serat yang kecil sdi antara 9-10 mikrometer. Jenis ini bekerja dengan menggerakan cahaya dalam satu jalur yang lurus. Kelebihan dari SMF adalah kualitas transmisi yang terjamin baik. Implementasinya lebih banyak untuk telekomunikasi jarak jauh.

2. Multi Mode Fiber

Jenis Multi Mode Fiber (MMF) memiliki desain inti serat yang lebih besar daripada SMF, ukurannya berkisar 50-62.5 mikrometer. Desainnya yang besar ini memudahkan cahaya untuk melewati banyak jalur yang berbeda. Kelebihan dari MMF adalah biaya instalasi yang lebih rendah.

Baca Juga :  Platform perdagangan termudah untuk investasi bagi pemula

3. Plastic Fiber Optic

Jenis-jenis fiber optik berikunya adalah PFO yang menggunakan bahan plastik untuk proses transmisi komunikasinya. Namun penggunaan plastik ini sedikit memiliki kekurangan karena memakan lebih banyak daya. Selain itu, PFO tidak efektif untuk intalasi telekomunikasi jarak jauh karena bahannya yang rentan rusak.

4. Polarization Maintaining Fiber

PMF merupakan jenis fiber optik yang berfungsi untuk menjaga stabilitas polarisasi cahaya selama proses transmisi. Penggunaan PMF biasanya bersamaan dengan SMF atau MMF agar tetap bisa mengontrol polarisasi cahaya.

Selain empat jenis fiber optik di atas, masih ada jenis lainnya yang terus berkembang, misalnya seperti Non-Dispersion –Shifted-Fiber dan Graded-Index-Fiber.

Berita Terkait

4 HAMBATAN TRANSFORMASI DIGITAL & SOLUSI MENGATASINYA
Hacker Incar Cloud dan Memanfaatkan AI
Facebook Meta, Instagram down untuk ratusan ribu pengguna di seluruh dunia
Apakah Swift Pilihan Tepat untuk Aplikasi Anda Berikutnya?
Seberapa dinginkah cuaca untuk menerbangkan drone?
Kontrol Lebih Mudah Menggunkan Aplikasi Mod SJRC Terbaru
Hubble Melihat Galaksi Pembentuk Bintang Aktif
Bagaimana cara mengizinkan flash di Chrome Dengan Mudah
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Maret 2024 - 22:40 WIB

4 HAMBATAN TRANSFORMASI DIGITAL & SOLUSI MENGATASINYA

Selasa, 5 Maret 2024 - 23:35 WIB

Hacker Incar Cloud dan Memanfaatkan AI

Selasa, 5 Maret 2024 - 23:25 WIB

Facebook Meta, Instagram down untuk ratusan ribu pengguna di seluruh dunia

Sabtu, 2 Maret 2024 - 22:10 WIB

Apakah Swift Pilihan Tepat untuk Aplikasi Anda Berikutnya?

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:58 WIB

Seberapa dinginkah cuaca untuk menerbangkan drone?

Minggu, 25 Februari 2024 - 13:48 WIB

Kontrol Lebih Mudah Menggunkan Aplikasi Mod SJRC Terbaru

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:30 WIB

Hubble Melihat Galaksi Pembentuk Bintang Aktif

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:10 WIB

Bagaimana cara mengizinkan flash di Chrome Dengan Mudah

Berita Terbaru